Andi Kurniawan Rumah Bersubsidi

REI Siap Bantu Penyediaan Rumah Bersubsidi Pekerja Andi Kurniawan

REI Jawa Tengah siap bekerja sama dengan pengusaha menyediakan rumah bagi pekerja. Beberapame-kanisme tersedia untuk mewujudkan rumah murah bagi pekerja, termasuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Wakil Ketua Bidang Rumah Sederhana REI DPD Jateng Andi Kurniawan mengatakan harga rumah bersubsidi yang bisa disediakan nantinya tetap mengacu pada aturan FLPP. Sesuai aturan harga tertinggi rumah subsidi nantinya senilai Rpl23 juta. “Industri yang punya karyawan, punya pekerja bisa bekerja sama dengan REI untuk bangun perumahan bagi karyawannya,” katanya kemarin.

Menurut Andi Kurniawan, yang menjadi kendala penyediaan rumah bersubsidi yakni penyediaan tanah. Untuk membangun rumah bersubsidi, harga maksimal lahan sekitar Rp200.000 per meter. Atas kondisi ini, sudah tidak mungkin dibangun rumah bersubsidi dengan mekanisme FLPP di Kota Semarang. Karena itu, kebutuhan rumah di Ibu Kota Jawa Tengah akan disuplai dari daerah penyangga. Rumah-rumah bersubsidi didirikan di wilayah Demak, Kendal, dan Kabupaten Semarang.

Andi Kurniawan

Pemerintah memberikan kemudahan kepada pekerja dengan program KPR dari BPJS Ketenagakerjaan. “Ini menggunakan duit BPJS bukan APBN jadi golongan tersendiri segmen-segmen pekerja dan mungkin perbankan akan lebih banyak mengambil sektor ini,” kata Andi. REI berharap setidaknya pihak bank bisa bekerja sama menemukan format yang tidak terlalu menghambat tentang surat keputusan calon debitur sehingga akan mempercepat laju target pembangunan FLPP “Dari awal tahun sampai sekarang baru mencapai 3.000 unit rumah bersubsidi. Mudah-mudah dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan ini bisa terdorong,” ujar Andi Kurniawan. Program KPR dari BPJS Ketenagakerjaan akan dimulai Mei 2017.

Menurut Wakil Ketua REI JatengBidang Humas, Promosi dan Publikasi, persoalan utama rumah bersubsidi adalah harga tanah terus merangkak naik. Selain itu, lahan diperkotaan juga semakin sempit.”Kami mendorong pemerintah setempat bekerja sama dengan menyediakan tanah,” ujarnya. Salah satu anggota REI Chandra Ekajaya menceritakan bahwa dengan adanya kerjasama tersebut diharapkan pembangunan infrastruktur berupa rumah bagi para pekerja dapat segera terealisasi. Pihak pengusaha pun banyak yang mengadu nasib dalam bisnis properti tersebut karena sangat menguntungkan dan tidak merugikan bagi masyarakat sendiri tukas Andi Kurniawan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s