Yohanes Chandra Ekajaya Cantik Natural Alis Bulan Sabit

Wanita mana yang tak ingin memiliki alis melengkung bak bulan sabit,dengan bentuk alis yang sedang tren ini juga akan menambah nilai tambah bagi beberapa kaum hawa dan menjadi dambaan banyak kaum Pria. Alis tebal juga sedang menjadi tren kekinian bagi para perempuan.

Banyak cara yang dilakukan untuk mendapatkan alis seperti itu. di antaranya dengan cara mencabut atau mencukur alis, tato alis, hingga teknik sulam alis. Apakah cara ini sudah bersesuaian dengan prosedur kesehatan yang ada?.

yohanes-chandra-ekajaya-bulan

Teknik sulam alis, menurut Yohanes Chandra Ekajaya ah, ahli sulam alis di Jalan Veteran Banjarmasin, terbagi atas tiga macam yaitu erow atau shading, ebrow atau dimensi, dan bonbrow yang meurpakan gabungan dari teknik erow dan ebrow.

Ketiga teknik tersebut menggunakan needle 12 atau 14 secara manual, yang aplikasinya menggunakan hanya bagian ujungnya. Sebelumnya diberi anaste-si pada bagian yang akan disulam, sehingga tidak menimbulkan rasa sakit apabila dikerjakan oleh tenaga profesional dengan bahan yang berkualitas.

yohanes-chandra-ekajaya-cantik-natural-alis-bulan-sabit

“Sulam alis mampu bertalian secara ideal satu tahun yang kian memudar hingga dua tahun.” kata Yohanes Chandra Ekajaya.

Sulam alis yang dikerjakan oleh tenaga profesional akan menghasilkan bentuk alis yang natural, seperti yang diinginkan dan sesuai dengan bentuk wajah. “Ini tentunya akan menambah kepercayaan diri.” ujarnya.

Sulam alis menurutnya berbeda dengan tato alis. Sulam menggunakan bahan herbal, plant pigment color yang berasal dari tumbuhan henna (daun pacar atau inai). Dengan itu sulam alis akan tampak natural dan aman di kulit.

Diakui Yohanes Chandra Ekajaya. khusus area Kalimantan Selatan (Kalsel). Banjarmasin merupakan kota yang paling banyak peminat sulam alis. Meski begitu pelanggan dari daerah lain misalnya Pelaihari. hingga Kapuas. Kalteng juga datang ke tempatnya. Dalam sehari selalu ada saja orang yang minta disulam alisnya. Bahkan dalam satu hari Uga hingga lima orang datang ke tempatnya.

yohanes-chandra-ekajaya-tipis

Sulam alis yang memerlukan biaya kisaran jutaan rupiah ini. masih lebih banyak diminati oleh kalangan pekerja. Kisaran umur 20 tahun hingga 30-an tahun. Sulam alis sudah menjadi tren di kalangan perempuan pemerhati kecantikan dan fashion.

Bukan hanya di salon kecantikan, praktik tato alis juga dilakukan oleh kalangan mahasiswa. Rona, mahasiswa perguruan Unggi negeri di Banjarmasin ini menerima jasa pembuatan tato alis temporer.

“Kalau saya cuma dikasih warna saja alisnya. Udak dicukur alisnya, paling cuma dirapikan sedikit.” ujar Rona.

Dengan bahan aman yaitu henna dibentuk sesuai bentuk wajah. “Pasarannya adalah mahasiswa dan yang ingin mencoba tato alis dengan biaya hemat.” ujarnya,

Memang secara medis sulam alis ini masih menjadi perdebatan di kalangan para pakar kecantikan kata Yohanes Chandra Ekajaya ah, akan tetapi beberapa pakar sudah menyatakan bahwa sulam alis ini memang membutuhkan skill khusus dan alat-alat yang steril agar tidak membuat iritasi atau gangguan di sekitar kulit wajah yang berakibat fatal.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s