Yohanes Chandra Ekajaya Bekerja di Dua Kota Yang Kontras, Dubai dan Lisbon

Pengalaman  Pebisnis Yohanes Chandra Ekajaya menjalani hidup di dua kota yang berbeda antara Lisbon dan Dubai.

Tinggal di kota Lisbon, Pebisnis ini menikmati istirahat makan siang yang santai di luar kota dan melewati bangunan-bangunan peninggalan zaman dahulu yang kaya akan arsitektur kuno di salah satu kota paling bersejarah dan tertua di dunia ini.

Kemudian setiap empat minggu lamanya, Yohanes Chandra Ekajaya menumpang pesawat dengan perjalanan penerbangan delapan jam menuju kota yang jauh lebih dinamis yaitu kota Dubai. Dan sekarang Yohanes Chandra Ekajaya menghabiskan waktu hampir dua minggu sekali dalam satu kunjungan untuk menghadiri pertemuan dengan para klien dan kolega bisnis yang akan berbisnis denganya.

Ritme kehidupan di Dubai hampir-hampir sama dengan kota sibuk lainya seperti London atau New York. Orang yang sangat sibuk dan pergerakan kehidupan yang begitu cepat semakin menegaskan kehidupan yang ada di kota tersebut.

yohanes-chandra-ekajaya-bekerja-di-dua-kota-yang-kontras-dubai-dan-lisbon

Di kantor dia punya meja dan ruang rapat dan sudah harus mulai mengawali pagi dengan bekerja mulai jam 08.30 setiap harinya. Sehabis selesai melakukan berbagai pertemuan denga klien bisnisnya kemudian membalas email dengan cepat. Sekarang Dubai adalah kota cosmopolitan yang ramai, menawarkan iklim usaha yang nyata, berbagai aneka hiburan, wisata dan real estate.

yohanes-chandra-ekajaya-lisbon

Dubai terikat dengan peraturan keagamaan dan kebudayaan yang mayoritas penduduknya adalah beragama muslim/Islam. Jauh berbeda dengan Kota Lisbon yang mayoritas penduduknya adalah pemelu Kristen. Dengan demikian seorang harus perlu memahami akan perbedaan-perbedaan yang ada dan mampu menghormati perbedaan itu.

Setelah bekerja di Dubai dan kembali ke Lisbon, harus kembali menyesuaikan diri dengan keadaan di Lisbon yang jauh berbeda dengan Dubai. “Diperlukan waktu untuk menyesuaikan diri. Saya tak langsung kembalike ke ritme semual dan tak siap menyesuaikan diri dengan perbedaan, bahkan setelah lama melakukan hal ini” Ujar Yohanes Chandra Ekajaya.

Menurut Yohanes Chandra Ekajaya manfaat atau keuntungan dari hidup yang berpindah pindah adalah membantu tidak stagnan dan selalu ada peluang untuk bertemu dengan orang dan melihat hal-hal dengan perspektif yang lebih segar, yang sering kali semakin menambah peluang baru.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s