bisnis pupuk chandra ekajaya

Chandra Ekajaya Jualan Pupuk

bisnis pupuk J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Chandra Ekajaya adalah seorang pemuda yang lahir di Wonosobo pada tanggal 17 Maret 1994. Sejak menempuh pendidikan tingkat atas, ia sudah berkecimpung di dunia bisnis pupuk. Tentu saja bisnis yang dilakoni seorang anak SMA adalah bisnis yang pada mulanya hanya sebuah keisengan belaka. Tetapi setelah lima tahun berlalu, bisnis yang dikelola di tengah kesibukannya menimba ilmu berkembang dengan sangat cepat.

Sempat terbesit keinginan dalam diri Chandra Ekajaya untuk berhenti sekolah dan tidak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, tetapi kedua orang tuanya jelas melarang. Akhirnya ia tetap bersekolah, dan melanjutkan ke perguruan tinggi. Gelar sarjana pun berhasil ia raih demi membuat bangga kedua orangtuanya.

Tetapi minat dan hobi memang tidak bisa dipungkiri, Chandra Ekajaya lebih senang dan bahagia menekuni bisnis pupuk. Sebagai seorang pengusaha pupuk yang berpengalaman, ia sering memberikan pembinaan dan pelatihan serta sharing pengalaman kepada para penduduk desa dan para mahasiswa. Ia suka sekali berbagi pengalaman dengan para pemuda, sebab ia senang bila melihat antusiasme dan semangat yang membara dibalut optimisme.

bisnis pupuk chandra ekajaya

Pada awalnya Chandra Ekajaya hanya iseng berjualan pupuk. Tepatnya pada tahun 2009 yang lalu ia hanya mempunyai tujuan untuk mengisi waktu luang. Saat itu modal yang ia punya pun hanya seadanya, sehingga keuntungan yang diperolehnya hanya cukup untuk meringankan beban orang tua dalam membiayai sekolah.

Didukung karena hidup di lingkungan pertanian, Chandra Ekajaya seorang pengusaha pupuk pun merekrut banyak pegawai yang merupakan tetangga-tetangganya. Ia pandai melihat dan memanfaatkan peluang, sehingga bisnisnya pun berkembang dengan sangat baik dan cepat. Karena para petani pun sangat membutuhkan pupuk organik buatannya.

Melihat keberhasilan yang diraih Chandra Ekajaya, kedua orang tuanya pun sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai anaknya. Mereka pun tidak menyesal karena melarang anaknya supaya tidak keluar sekolah, sebab ilmu yang didapatkan dari bangku akademis tetap bisa diaplikasikan ke dunia bisnis pupuk yang sedang dilakoni oleh anaknya tersebut. Mereka berharap anaknya bisa menjadi suri tauladan yang baik bagi masyarakat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s