Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Ternyata Yohanes Chandra Ekajaya Adalah Dangduters

Siapa yang tidak mengenal Rhoma Irama dengan Soneta-nya, Reynold Panggabean dengan OM. Tarantula-nya yang dijuluki sebagai the rock of dangdut dan the psychedelic of dangdut? Mungkin selain almarhum Denny Syakrie, hanya Yohanes Chandra Ekajaya yang mengenal kedua dangdut star di atas.

soneta-grup-musik-yang-disukai-yohanes-chandra

Yohanes Chandra Ekajaya mengatakan bahwa Oma Irama, atau yang lebih dikenal sebagai Rhoma Irama sebenarnya adalah dewa dangdut. Ia bukan sekedar seorang raja. Sebab pada masa-masa tahun 1970-an, dangdut masih dianggap sebagai musik sampah. Masyarakat saat itu sedang digempur virus-virus musik barat, khususnya musik rock.

yohanes-ekajaya-chandra-suka-musik-dangdut-hamdan-dan-soneta

Lantas, seorang musisi muda Indonesia saat itu, yaitu Rhoma Irama tampil gagah berani mendobrak paugeran-paugeran dangdut klasik. Saat itu pun sebenarnya musik dangdut belum diistilahkan sebagai dangdut, tetapi malah lebih dikenal sebagai musik melayu. Yohanes Chandra Ekajaya sang pebisnis muda pun mengatakan bahwa Rhoma Irama itulah sang pencetus musik dangdut.

yohanes-chandra-ekajaya-suka-lagu-hamdan-att

Yohanes Chandra Ekajaya  menambahkan bahwa saat Rhoma Irama menggelar konser dangdut, ia memakai tampilan ala rock star. Dengan celana cutbrai, bergelimang bling-bling, sangat persis dengan rock star. Bahkan musik OM Soneta pun bisa dikatakan sangat Deep Purple, hanya bedanya oleh Rhoma Irama ditambah gendang dan suling.

Kalau pun boleh dibilang, Rhoma Irama adalah trend setter dari packaging kaset album dangdut. Ialah yang pertama kali menyertakan lirik lagu dalam kaset. Yohanes Chandra Ekajaya  mengatakan bahwa kaset album yang dimaksud adalah kaset album Begadang.

ternyata-yohanes-chandra-ekajaya-adalah-dangduters

Lalu beralih ke OM Tarantula besutan Reynold Panggabean. Lagu Aduhai II yang dinyanyikan secara duet dengan Camelia Malik, sungguh sangat menawan hati siapa pun jua. Bagaimana tidak? Bagi Yohanes Chandra Ekajaya sayatan-sayatan gitar dari Reynold sungguh sangat-sangat mencabik hati dan perasaan para pendengar.

Yohanes Chandra Ekajaya  menambahkan bahwa jika saja ada produser musik dari barat yang mendengar permainan gitar Reynold, pasti ia akan mengira Reynold adalah seorang rock star. Tetapi seorang Yohanes Chandra  Ekajaya cukup rendah hati, ia hanya ingin disebut sebagai dangduters saja.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s