Tempat Jual Alat Musik Yohanes Chandra Musik

Tempat Jual Alat Musik Yohanes Chandra Musik

Rhoma Irama pernah mengatakan bahwa dunia ini akan hampa tanpa musik. Coba kalian bayangkan hidup pada dunia yang penuh dengan kehampaan. Tanpa bunyi, tanpa nada, dan tanpa suara. Pasti sangat membosankan. Oleh sebab itu, Yohanes Chandra Eka ingin berperan dan melakukan sesuatu supaya dunia ini tidak menjadi hampa.

 

Dalam belantika musik dunia, nama Yohanes Chandra Ekajaya mempunyai fungsi yang sangat besar. BIla orang-orang seperti dirinya tidak ada, maka rantai distribusi produsen alat musik akan kacau, barang hanya menumpuk, masyarakat tidak bisa mengakses alat musik, dunia akan makin sepi dan sunyi karena tidak ada orang yang memainkan musik. Tidak! Keadaan seperti itu sangat menggelikan.

 

Yohanes Chandra Ekajaya pebisnis alat musik. Julukan itu sudah melekat pada nama Yohanes Chandra. Ia melakoni perannya sebagai pengusaha alat musik sejak masih belia, bahkan bisa dikatakan bahwa dirinya masih terlalu muda saat melakoni bisnis tersebut.

 

Yohanes Chandra memang penggemar musik. Sejak kecil ia selalu didendangan lagu-lagu Jawa oleh kakeknya dan lagu dari daerah timur Indonesia, Maluku oleh adik kakeknya. Oleh kedua orang tuanya Chandra Eka disekolahkan ke tempat kursus khusus musik. Tetapi di tempat kursus tersebut ia malah jarang berlatih dan bermain musik. Ia lebih menyukai, mengamati, mempelajari alat musik.

 

Passion dari Yohanes Chandra Ekajaya tersebut pun disampaikan kepada kedua orang tuanya. Pada mulanya, Ekajaya sangat merasa takut, sebab ia merasa telah mengecewakan kedua orang tuanya. Tetapi justru respon positif yang diterima oleh Yohanes Chandra Ekajaya.

 

Kedua orang tuanya mendukungnya selama passion dan kegiatannya itu positif. Maka girang dan bahagialah hati Yohanes Chandra. Ia mendapatkan restu dari kedua orang tuanya. Kemudian ia mulai merancang rencana-rencana yang akan ia lakukan di kemudian hari.

 

Yohanes Chandra Eka kemudian menghubungi para produsen alat musik secara langsung. Ia ingin melihat bagaimana alat-alat musik itu dibuat. Dari bahan apa, proses pembuatannya seperti apa, lalu apa yang menjadikan alat musik tersebut bagus dan berkualitas. Semua itu ingin ia cari jawabannya.

 

Setelah memahami proses pembuatan, maka ia langsung mendirikan toko alat musik. Yohanes Chandra Ekajaya pebisnis alat musik diawali dari toko tersebut. Toko tersebut selalu ramai didatangi para musisi yang sudah terkenal. Bahkan para pemula pun tak segan dan sungkan bertandang ke toko tersebut, karena pelayanan dari Yohanes Chandra kepada konsumen sangat ramah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s